Demi Sang Pacar

ilustrasi
ilustrasi

DEMI pacar, kadang orang mau berbuat apa saja. Termasuk yang dilakukan AS (19), warga Gringsing Jawa Tengah, ia nekat mencuri motor majikannya hanya untuk membiayai pacar yang tengah hamil. Namun aksinya ketahuan ketika yang bersangkutan menjual motor curian tersebut melalui facebook. Untungnya pembeli sadar bahwa motor yang hendak dibelinya seharga Rp 3,5 juta itu motor curian. Berikutnya calon pembeli ini lapor polisi hingga dilakukan penjebakan terhadap AS. Berpura-pura transaksi, AS pun berhasil diringkus.

Mencermati kasus tersebut, ternyata ada kesadaran dari calon pembeli untuk lapor polisi lantaran curiga terhadap barang yang dibeli. Logika ekonominya, tidak mungkin motor Honda Beat yang kondisinya masih bagus dihargai Rp 3,5 juta. Pasti ada yang tidak beres dengan barang tersebut. Sementara, pihak penjual mungkin sudah merasa aman dengan menjual motornya melalui FB.

Kesadaran untuk melapor inilah yang tak selalu dimiliki seseorang. Biasanya orang abai terhadap hal itu. Orang terkadang berpikir pragmatis, begitu tidak cocok atau curiga dengan barang yang hendak dibeli, ya tak usah membeli. Tak ada kesadaran untuk melapor ke polisi. Inilah poin penting dari kasus tersebut. Sebab, bila calon pembeli ini tidak lapor polisi, mungkin aksi AS tidak terungkap.

Boleh jadi AS memang bukan pencuri profesional, sehingga hanya berpikir praktis dan sederhana, yang penting mencuri dan mendapatkan uang, tanpa memikirkan dampaknya. Kini ia harus mendekam di ruang berterali besi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Diduga persoalan yang membelit AS bakal semakin ruwet. Ia tidak saja harus mendekam dipenjara karena mencuri, tapi juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena sang pacar hamil. Untuk kasus yang disebut terakhir ini memang tidak mudah penyelesaiannya. Sebab, bila hubungan antara AS dengan pacarnya tidak ada paksaan atau suka sama suka, niscaya sulit membawanya ke ranah hukum, kecuali yang bersifat keperdataan. (Hudono)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
CURI INFAK RP 17 RIBU- Dituntut 8 Bulan Residivis Menangis

  BANTUL (MERAPI) - Seorang residivis pencuri spesialis kotak infak, Yrb alias Robby (35) warga Karangasem Patalan Jetis Bantul langsung

Close