IDI DIY Terima Bantuan APD dari Polda DIY

MERAPI-TEGUH  Penyerahan APD baju Hazmat dari Polda DIY diterima Ketua IDI DIY dr. Joko Mardiyanto.
MERAPI-TEGUH
Penyerahan APD baju Hazmat dari Polda DIY diterima Ketua IDI DIY dr. Joko Mardiyanto.

BANGUNTAPAN (MERAPI) – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY dan Polda DIY bersepakat untuk melakukan langkah terbaik dalam penanggulangan pandemi Covid 19, sesuai dengan bidangnya masing-masing. Hal itu terungkap dalam pertemuan terbatas jajaran pengurus IDI DIY dengan Polda DIY di sekretariat IDI DIY, Plumbon, Banguntapan, Bantul, Sabtu (18/4).
Dalam diskusi singkat dan berlangsung penuh keakraban ini, IDI DIY mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah dalam penanganan merebaknya wadah Covid 19 di DIY. Bahkan IDI DIY akan memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada para dokter praktek mandiri, klinik serta rumah sakit kecil yang belum memiliki APD standard.

“Untuk mendukung penanganan Covid di DIY, kami sepakat akan bekerja sesuai bidang dan peran masing-masing. Selain itu para dokter dan perawat yang berada di garis terdepan penanganan wabah ini, perlu mendapatkan perlindungan fisik. sehingga mereka membutuhkan APD guna menjaga agar tidak terpapar,” ucap Ketua IDI DIY dr. Joko Murdiyanto Sp.An, kepada sejumlah awak media usai pertemuan.

Dijelaskan Joko, anggota IDI DIY saat ini ada kisaran 3.300 dokter baik yang melakukan praktek mandiri atau pun yang bekerja pada berbagai rumah sakit negeri dan swasta. Lebih lanjut menurut dokter pada Rumah Sakit PKU Yogyakarta ini, bagi dokter praktik mandiri dan yang berada di klinik serta rumah sakit kecil, mereka banyak yang belum memiliki APD standar. Sehingga perlu adanya bantuan APD untuk menjaga mereka dari paparan virus ini.

Dalam kesempatan itu pihak Polda DIY yang diwakili Kasubdid III Dit Intelkam Kompol Wahyu Dwi Nugroho menyerahkan bantuan APD berupa baju Hazmat, untuk selanjutnya dibagikan kepada para dokter praktek mandiri. Menurut Kompol Wahyu, para dokter sebagai garda terdepan dalam penanggulangan covid 19 sangat membutuhkan suprots dari masyarakat. Informasi terkait keadaan masyarakat di daerah yang diberikan para dokter, juga menjadi masukan serta informasi berharga bagi pihak kepolisian dalam melaksanakan keamanan di wilayah.
“Ini silaturahim serta menjalin kerjasama agar kita dapat bekerja sama dalam penanggulangan wabah virus Corona ini di DIY. Mudah mudahan wabah pandemi segera berakhir, sehingga masyarakat dapat beraktifitas kembali seperti sedia kala,” pungkas Wahyu. (C-3)

Read previous post:
2 Dokter di Yogya Positif Corona, 4 PDP Meninggal

Close