45 DPRD BANTUL TERPILIH DILANTIK: Hanung Raharjo Ketua Sementara

MERAPI-RIZA MARZUKI  Pengambilan sumpah anggota terpilih DPRD Bantul.
MERAPI-RIZA MARZUKI
Pengambilan sumpah anggota terpilih DPRD Bantul.

BANTUL (MERAPI) – Pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Bantul 2019-2024 dilaksanakan di Gedung DPRD Bantul, Selasa (13/8) siang. Sebanyak 45 anggota legislatif ini diambil sumpah langsung dipimpin Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bantul. Dalam rapat paripurna terbuka itu ditetapkan sebagai Ketua Sementara DPRD Bantul, Hanung Raharjo. Ketua Sementara ini akan bertugas selama satu bulan selama pembentukan badan dan kelengkapan.

Sekretaris DPRD Bantul, Prapta Nugraha menyebut 45 anggota legislatif yang dilantik itu terdiri dari PDIP sebanyak 11 kursi, Gerindra 8 kursi, PKB 6 kursi, PAN 5 kursi, Golkar 5 kursi, PKS 4 kursi. Selain itu PPP, Partai Demokrat masing-masing 2 kursi serta PBB dan Nasdem masing-masing 1 kursi. Sementara dari 45 anggota dewan terpilih dari 6 daerah pemilihan itu, terdapat tiga anggota legislatif perempuan. “Kemarin ada info dari partai belum menandatangani hasil pleno KPU untuk PPP, tapi karena sudah beres akhirnya bisa dilantik semua hari ini termasuk PPP,” sebutnya.

Pelantikan kali ini cukup berbeda dengan pelantikan legislatif periode sebelumnya. soal tempat pun sempat terkendala. Menurut Prapta kapasitas ruang sidang paripurna cukup terbatas sehingga jumlah tamu undangan pun dibatasi. Total undangan yang dikirimkan kali ini sebanyak 575 orang, terdiri dari 225 undangan umum dan pendamping, sementara sisanya merupakan pejabat dan unsur Pemkab Bantul. Nampak hadir dalam pelantikan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Bantul dan sejumlah kepala desa. “Gubernur tidak dapat hadir, tapi diwakilkan. Sambutan Gubernur dibacakan oleh Pak Bupati,” imbuhnya.

Ditemui sebelum pelantikan, Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengaku senang dengan dilantiknya legislatif yang baru. Dia menyebut di tingkat provinsi mauoun kabupaten legislatif sesuai undang-undang merupakan bagian dari penyelenggara pemerintahan. Sehingga dalam tatanan ini dia menyebut tidak ada istilah oposisi. Dengan begitu pihaknya berharap ada kerjasama baik antara eksekutif dan legislatif nantinya. “Kita terus jalin komunikasi, supaya bisa menjalankan roda pemerintahan bersama untuk rakyat,” terangnya.

Terkait dengan beberapa kendala yabg terjadi pada masa periode sebelumnya, Halim mengaku akan berkoordinasi lebih intensif agar tidak kerap terjadi lagi. Diketahui sebelumnya DPRD sempat mendapatkan sorotan terkait selalu molornya pelaksanaan sidang paripurna. Bahkan pelaksanaan sidang paripurna ini bisa terjadi hingga berjam-jam. Sementara itu, sebagai Ketua DPC PKB Bantul, Halim menyebut sudah memilih Subhan Nawawi sebagai nama yang dicalonkan mengisi posisi pimpinan DPRD Bantul. “Sebagai ketua DPC saya sudah menentukan satu nama, Pak Subhan karena sebelumnya sudah menjabat sebagai anggota dewan dan tentu sudah berpengalaman,” tandasnya.

Di sisi lain PDI Perjuangan yang mendapat kursi terbanyak sudah menyiapkan nama-nama yang dijagokan pada posisi pimpinan dewan. Ketua DPC PDIP Bantul, Joko Purnomo mengatakan calon ketua definitif mengacu pada ketentuan partai. Ketentuan itu secara garis vesar menyebut calon ketua definitif merupakan dewan terpilih yang sebelumnya sudah pernah menjabat atau incumbent. Sehingga 9 anggota DPRD terpilih akan diajukan menjadi ketua definitif. “Kita prioritaskan kepengurusan partai, yaitu ketua sekretaris dan bendahara. Sehingga dalam hal ini PDIP mengusulkan Hanubg Raharjo dan Dwi Kristianto menjadi kandidiat ketua,” bebernya. (C-1)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
KUA Sedayu Kemalingan, Pembuatan Buku Nikah Terganggu

BANTUL (MERAPI)- Kawanan penjahat membobol Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sedayu Bantul di Jalan Yogya -Wates Km 10, Karanglo Argomulyo,

Close