Maknai Ulang Among Tani Dagang Layar

Ilustrasi petani.

BANTUL (MERAPI) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul menyatakan, gagasan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengenai Among Tani Dagang Layar perlu dimaknai ulang. “Kita perlu memaknai ulang gagasan Ngarso Dalem HB X, among tani dagang layar, yang semula dimaknai sebagai pengembangan sektor kelautan dengan tetap mengembangkan sektor pertanian,” kata anggota Komisi B DPRD Bantul, Setiya, kemarin.

Menurut dia, gagasan Among Tani Dagang Layar tersebut kemudian digambarkan bahwa DIY yang meliputi empat kabupaten dan satu kota ini menghadap ke selatan atau menghadap ke laut selatan. “Menindaklanjuti gagasan among tani dagang layar, semula kami dorong pendirian dermaga atau pelabuhan di pantai selatan Bantul. Karena bagaimana mau mengelola kekayaan laut, kalau tidak punya pelabuhan,” katanya dilansir Antara.

Ia mengatakan, sebab selama ini nelayan Bantul berlabuh di Pantai Sadeng Gunung Kidul, makanya diusahakan didirikan pelabuhan. Di akhir 2014 pihaknya sempat mengajukan pelabuhan ke pemerintah pusat dan sudah ada progres.
“Namun setelah terbit Undang-Undang (UU) Nomor 23 tentang Pemda yang membagi kewenangan kota/kabupaten, provinsi dan pusat. Dan kewenangan pantai ada di provinsi, otomatis usaha itu berhenti,” katanya.

Oleh karena itu, sekarang ini perlu memiliki tafsir baru atas gagasan among tani dagang layar, yang mana program tersebut tetap bisa berjalan meski tidak ada pelabuhan laut di Bantul. “Nah, gagasan kita itu ada pada optimalisasi teknologi digital yang diakses melalui layar,” katanya.

Dengan demikian among tani dagang layar, masih tetap relevan. Tapi makna layar-nya bukan layar perahu atau kapal, melainkan layar monitor pada telepon seluler atau komputer. “Dengan optimalisasi teknologi digital yang diakses melalui layar, anak-anak muda dapat menghasilkan uang. Meningkatkan kesejahteraan dengan tetap berada di desa, tidak perlu urbanisasi,” tandasnya. (*)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-SUKRO ROYADI Tim Inafis Polres Bantul dan PMI Bantul memeriksa jenazah korban sesaat setelah tenggelam.
Bercanda Pura-pura Tenggelam, Pemuda Ini Tewas Terseret Arus Kali Oya

BANTUL (MERAPI)- Raden Bagus Suryo Kusumo (22) asal Mergangsan Yogyakarta tewas tenggelam saat mandi di Sungai Oya Dusun Wunut Kedungmiri

Close