TIM PEMENANGAN PEMILU 2019 – Jokowi-Ma’ruf Amin Ditarget Menang 75 % di DIY

MERAPI-RIZA MARZUKI Ketua DPP PDI Perjuangan Idham Samawi saat membuka Rakorcab di Bantul.
MERAPI-RIZA MARZUKI
Ketua DPP PDI Perjuangan Idham Samawi saat membuka Rakorcab di Bantul.

BANTUL (MERAPI) – Secara nasional Tim Pemenangan Capres Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin menargetkan menang 70%. Hal ini merupakan hasil rakernas Koalisi Indonesia Kerja beberapa waktu lalu. Melihat angka ini, kemudian Tim Pemenangan di tingkat DIY menargetkan menang 75% termasuk di Kabupaten Bantul.

Dalam Rapat Koordinasi Cabang Pemenangan Pemilu 2019 di Bantul, Minggu (4/11), Ketua Tim Pemenangan Daerah pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bambang Praswanto mengatakan target kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin sebelumnya hanya ditargetkan 70 persen. Sehingga usai Rakornas Pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Surabaya beberapa waktu yang lalu target diubah menjadi 75 persen. “Itu juga hasil koreksi tiap daerah secara nasional,” sebutnya.

Setelah target kemenangan dinaikkan menjadi 75 persen pengurus struktural partai, caleg dan kader PDI Perjuangan didorong agar dapat bekerja keras. Untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin caleg dan juga kader harus turun kebawah, kerja dan kerja serta dekat dengan rakyat. Bambang Praswanto yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan DIY ini mengatakan secara umum partainya menarget menang minimal 31% dalam pemilu legislatif mendatang. “Semua turun kebawah, kerja dan kerja serta dekat dengan rakyat,” paparnya.

Bambang mengatakan akan segera menggelar survey dengan menggandeng Fisipol UGM. Survey tersebut untuk mengetahui hasil kerja yang telah dilakukan. Termasuk efektifitas kerja tim pemenangan yang turun ke masyarakat. Bahkan kerap kali evaluasi-evaluasi yang harus dilakukan agar target 31 persen suara nasional itu tercapai. Sekaligus m. “Survey sangat penting untuk mengevaluasi kerja-kerja yang telah dilakukan struktural, caleg dan kader untuk mencapai target 31 persen suara nasional,”katanya.

Sementara itu Ketua DPP PDI Perjuangan Idham Samawi mengatakan PDIP memiliki peluang sangat besar untuk kembali meraih kemenangan dalam pemilu. Mantan Bupati Bantul dua periode ini menyatakan PDI Perjuangan ingin menjadi satu-satunya partai yang bisa memenangkan Pilleg dua kali berturut-turut usai reformasi. Tahun 1999 pemenang Pilleg PDI Perjuangan, 2004 pemenangnya Partai Golkar, 2009 pemenangnya Partai Demokrat dan 2014 pemenangnya PDI Perjuangan. “PDIP ingin memenangkan pemilu dua kali berturut-turut. Setelah reformasi belum ada partai yang bisa menang berturut-turut,” sebutnya.

Bantul sebagai basis PDIP, menjadi wilayah yang diharapkan mendulang suara banyak ke partai berlambang banteng ini. Dalam pilleg 2004, PDIP mampu merebut 38 % suara. Pihaknya berharap kejayaan PDIP ini dapat kembali diraih tahun 2019 mendatang. Bagi Idham, kader partai harus berani dan segera terjun memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang cita-cita partai. “PDI P ini ingin membawa Indonesia kepada kondisi negara yang lebih baik,” katanya.

Ketua DPC PDIP Bantul, Aryunadi mengaku optimis dengan target kemenangan Pilleg maupun Pilpres. Konsolidasi partai secara internal dilakukan sampai kepada kader di tingkat RT. Bahkan pihaknya kini tengah merekrut ‘pasukan tempur” sampai ke tingkat TPS. Pasukan tempur inilah yang kemudian akan dilatih untuk menjadi senjata tambahan kemenangan partai. “Kita punya sejarah koalisi yang baik dengan partai-partai dalam Indonesia Kerja. Target kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin saya kok optimis,” pungkasnya. (C-1)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Status Istri yang Menggantung

SETELAH basa-basi sebentar, akhirnya pembicaraan antara Jumanto dengan Bonikem menjadi encer juga. Masih terbersit di hati mereka masing-masing, akan kenangan

Close