Askosnas Beri Ruang Bagi Kontraktor Muda

MERAPI-RIZA MARZUKI Pelantikan DPC Askonas Bantul.
MERAPI-RIZA MARZUKI
Pelantikan DPC Askonas Bantul.

SEWON (MERAPI) – Pengurus DPC Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Bantul untuk pertama kalinya menggelar musyawarah cabang, Kamis (27/9). Askonas menegaskan dari 21 CV dan 4 PT yang menjadi anggotanya akan profesional dalam mendapatkan dan melaksanakan proyek pemerintah.

Ketua DPC Askonas Bantul, Bely Rudiyanto menegaskan posisinya bukan sebagai pesaing baru bagi kontraktor yang sebelumnya sudah tergabung dalam beberapa lembaga sejenis di Bantul. Namun begitu, Askonas menurutnya lebih fokus pada pengembangan kontraktor muda.

Kontraktor muda baginya sangat mengedepankan profesionalisme. Sehingga dalam pengerjaan proyek bisa ditarget dan tepat waktu. Selain itu dipastikan akan lebih memperhatikan kualitas pembangunan dengan tidak mengesampingkan idealisme sebagai kaum muda. “Kami ini masih muda-muda dan selalu berprinsip untuk bekerja secara profesional,” paparnya usai pelantikan yang dilaksanakan di Sewon.

Hal ini diamini Ketua DPD Askonas DIY, Lutfi. Menurutnya dibandingkan dengan asosiasi serupa, Askonas dinilai paling siap untuk lolos akreditasi. Askonas memiliki jejaring yang mampu mensejahterakan anggotanya. Sejauh ini kendala yang dihadapi oleh kontraktor muda adalah sulitnya mendapat perijinan dan kendala modal. Askonas kemudian berinisiatif untuk mencarikan solusi tersebut.

Menurutnya, ada dua bagian khusus dalam Askonas dimana bagian pertama akan memfasilitasi anggotanya untuk mendapat perijinan seperti SKA dan SKT dalam waktu yang relatif cepat. Selain itu di dalamnya ada devisi ekonomi yabg akan bergerak dengan mebggandeng perbankan agar memudahkan para kontraktor ini mendapat pinjaman modal. “Sehingga nanti tidak ada anggota yang terkendala kekurangan modal,” ungkapnya.

Saat menghadiri pelantikan DPC Askonas, Bupati Bantul, Suharsono memberikan apresiasi penuh kepada para kontraktor muda. Dia pun berharap agar kontribusi nyata bisa diberikan tidak hanya pada bidang pembangunan, namun juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Terkait dengan potensi bagi-bagi proyek, Purnawirawan Polri ini menegaskan tiaak ada. Sehingga setiap kontraktor harus mendapatkan jatah pengerjaan proyek dengan prosedur yang ada. Termasuk mengikuti lelang jika diperlukan dengan aturan yang sesuai regulasi. (C-1)

Read previous post:
MERAPI-SUKRO RIYADI Petugas Polsek Jetis dan warga Dusun Sindet mengecek mobil yang ditinggal orang tidak dikenal di perbukitan kampung setempat, Rabu (26/9) malam.
DIKEJAR, SOPIR TERJEBAK JALAN BUNTU-Mobil Misterius Ditinggal di Hutan

BANTUL (MERAPI)- Mobil Toyota Avanza AB 1881 PJ yang diketahui merupakan mobil rental ditinggalkan begitu saja oleh pengemudinya di jalan

Close