PENETAPAN DPT – KPU Bantul Coret 1.734 Pemilih

BANTUL (MERAPI) – Perbaikan daftar pemilih tetap (DPT) yang telah ditetapkan KPU akhir Agustus lalu masih bisa dilakukan. Namun begitu pasca ditetapkan, perbaikan DPT harus mendapat rekomendasi Badan Pebgawas Pemilu (Bawaslu). Rekomendasi Bawaslu Bantul sempat diberikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul pada saat pencermatan daftar pemilih. Berdasarkan rekomendasi ini, KPU Bantul akhirnya mencoret sebanyak 1.734 pemilih yang sebelumnya masuk dalam daftar pemilih sementara (DPS).
Ketua Bawaslu Bantul Harlina menyebut rekomendasi dilayangkan karena saat itu pihaknya menilai masih ada calon pemilih yang bermasalah. Setelah memberi rekomendasi itu akhirnya jumlah pemilih berkurang. Dalam DPS tercatat sebanyak 696.839 jiwa sedang setelah ditetapkan, jumlah pemilih menjadi 695.105 jiwa. “Kami memberikan apresiasi kepada KPU karena potensi pemilih bermasalah semakin berkurang,” sebutnya Kamis (14/9).

Anggota KPU Bantul Arif Widayanto mengatakan didalam pencermatan DPS, bawaslu meminta KPU untuk meneliti terhadap dugaan calon pemilih yang bermasalah yang masuk ke daftar pemilih. Rekomendasi dari Bawaslu itu kemudian ditindaklanjuti dengan mencermati kembali daftar pemilih. Hasilnya, KPU mencoret sebanyak 1.734 pemilih yang dinilai tidak memenuhi persyaratan. “Yang dicoret 1.734 pemilih setelah menindaklanjuti rekomendasi dari Bawaslu,” katanya.

Arif menambahkan, sebagian besar pemilih dicoret karena masuk sebagai pemilih ganda. Angka pemilih ganda dari seluruh data yang dicoret cukup besar, mencapai 80%. Sementara, sisanya karena pemilih telah meninggal dunia atau pindah domisili.

Menurut Arif, dengan pencoretan ini maka jumlah pemilih di Pemilu 2019 berkurang. Dalam penetapan DPT Hasil Perbaikan, jumlah pemilih sebanyak 695.105 jiwa dengan rincian 341.027 pemilih laki-laki dan perempuan 353.988 jiwa. Jumlah pemilih tersebut berkurang dari sebelumnya sebanyak 696.839 jiwa dimana 341.797 jiwa merupakan pemilih laki-laki dan perempuan sebanyak 355.042 jiwa. ” Enam bulan kedepan kami masih membuka kesempatan untuk melakukan perbaikan sehingga data pemilih bisa benar-benar akurat, namun harus ada rekomendasi Bawaslu disertai bukti-bukti kuat,” pungkasnya. (C-1)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
BPBD Selamatkan Sapi Tercebur Sumur

WONOSARI (MERAPI) - Seekor sapi milik Mursiyanto (45) warga Desa Duwet, Kecamatan Wonosari, Gunungikidul membuat ulah dan menggegerkan warga sekitar,

Close