Diamuk Massa, Pencuri Mondok Seminggu di Rumah Sakit

Tersangka menjalani pemeriksaan di Reskrim Polsek Banguntapan Bantul usia dirawat di rumah sakit. (MERAPI-SUKRO RIYADI)
Tersangka menjalani pemeriksaan di Reskrim Polsek Banguntapan Bantul usia dirawat di rumah sakit. (MERAPI-SUKRO RIYADI)

BANGUNTAPAN (MERAPI) – Setelah menjalani perawatan selama seminggu, seorang pencuri, Al (18) asal Kuningan, Jabar dibawa ke Mapolsek Banguntapan untuk diperiksa, Senin (9/4). Dia sekarat setelah dikeroyok massa usai kepergok mencuri di rumah seorang warga Dusun Bodon Jagalan, Banguntapan, Bantul, Senin (2/4) lalu. Pelaku mengaku nekat mencuri untuk beli makan karena kelaparan.

Menurut keterangan, saat itu tersangka selamat dari maut setelah petugas Polsek Banguntapan Bantul bertindak sigap menghalau massa dan membawa ke rumah sakit. Dari tangan tersangka, penyidik menyita barang bukti sejumlah uang dan handphone.

Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi SH MH didampingi Panit 1 Reskrim Aiptu Agus Rudationo SH kepada wartawan kemarin mengatakan, pada Senin pekan lalu, tersangka masuk ke dalam rumah Ny Istri Suparmi (42) warga Dusun Bodon dengan menerobos lewat pintu belakang.

Di dalam rumah itu, pelaku menggasak handphone, uang serta tas. Usai beraksi, tersangka bergegas keluar rumah. Namun sekitar 150 meter dari lokasi pencurian, dia berhenti lantaran tidak sabar ingin melihat barang dari dalam tas.

Saat mengecek hasil curiannya itu, seorang warga memergokinya. Pelaku pun langsung melarikan diri. Sementara tas hasil curian di rumah korban ditinggalkan di jalan perkempungan itu. Suhadi menjelaskan, untuk menghilangkan jejak dan selamat dari kejaran warga, saat itu tersangka Al menyelinap di rumah warga Kampung Bodon.

“Di rumah warga yang digunakan pelaku untuk menyelamatkan diri dari kejaran massa, tersangka Al sempat minta minum juga,” ujar Suhadi.

Setelah minuman habis, tersangka kabur lari keluar rumah. Melihat orang ‘asing’ lari di sekitar rumahnya, pemilik rumah spontan teriak ada pencuri.

Warga dalam tempo singkat mengepung dan berhasil meringkus tersangka Al. Massa yang geram dengan kelakuan Al tanpa ampun menghajar hingga dia tidak berdaya.

Dalam kondisi sekarat itulah petugas datang dan pelaku langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Setelah seminggu dirawat, kondisinya membaik dan segera diamankan ke Mapolsek Banguntapan. Sementara tersangka Al mengatakan jika dia kesehariannya bekerja sebagai pengamen di Terminal Giwangan Yogyakarta.

“Saya mencuri karena tidak punya uang untuk beli makan,” jelas pelaku.  (Roy)

 

Read previous post:
Dapil Kulonprogo Tak Berubah

WATES (MERAPI) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo menyatakan daerah pemilihan (dapil) Pemilu 2019 di wilayah ini tidak berubah

Close